Selasa, 05 Juli 2011

Pembukaan

 Assalamu 'alaikum.Wr,Wb.
Bismillahirrohmanirrohim
Bismillah Walhamdulillah Wa sholatu Wa salamu Ala Rosulillah Ahmad Ibni Abdillah Wa Ala Alihi Wa sohbihi Wa Manwalah Laa Haula Wa Laa Kuwwata illa Billah
SALAM 212
 Santri 212 adalah sebuah majlis ta'lim,dan dzikir.yg bertempat di timur jakarta tepatnya di daerah cipinang muara dimana jama'ahnya mayoritas murid2 kyai kanjeng 212.Beliau adalah al-arif billah seorang mursyid kamil TQN di subang.Dengan keluhuran hatinya sebagai abu ruh/bapak rohani beliau sllu mmbimbing smua murid2nya dengn penuh kasih syng yg tak terhingga.kata2 yg sering beliau ucapkan adalah belajar...belajar...dan belajar...
makna kode 212 berasal dari kata baabun,huruf hijaiyahnya ba alif ba,klo mnurut urutan ba=2 alif=1 ba=2.yg artinya pintu/gerbang,kesimpulannya beliau adlah pintu untuk membimbing kita menuju ridhonya allah swt.
di dlm majlis ini kami belajar/membahas sekelumit/seputar artikel tasawuf.Laaa maksuda ilallah......
tiada maksud dan tujuan kecuali hanya kepada allah.jd jelas maksud dan tujuan kami membuat blog ini untuk membantu ikhwan/akhwat menuju ridhonya allah dengan jalur syariat,thoriqot,haqikat kemudian ma'rifat.agar dapat mengetahui apa makna/arti & tujuan hidup yg sebenarnya/hakiki
( haqikat ).ma'rifat/ma'rifatullah adalah mengenal allah swt penguasa tunggal jagad raya.dan sebutan bagi manusia yg mencapai makom/kedudukan/gelar ma'rifattullah adalah al-arif billah.
untuk mencapai ma'rifattullah kita haruslah menjalani tiga tahapan terlebih dahulu yaitu syariat,thoriqot,haqikat.
syariat di ibaratkan perahu thoriqot adalah samudra/lautan luas dan haqikat adalah mutiara/tujuannya yg adanya jauh di dasar lautan tersebut.jd bagaimana mungkin jika kita menginginkan mutiara tersebut jika kita tidak mengarungi dan menyelami lautan terlebih dahulu dengan segala tantangan,rintangan,ujian bahkan gangguan yg di umpamakan badai,topan,binatang buas dan bahkan kerusakan pada perahu tersebut.begitupun sebaliknya jika kita mau mengarungi/menyelami lautan tetrapi tidak mempunyai perahu,apakah harus berenang sampai ke tengah lautan lalu menyelam sampai ke dasar lautan pasti sangat melelahkan,memakan bnyak tenaga,waktu,dan pikiran.sanggupkah anda? kesimpulannya tidak akn berguna punya perahu jika tidak terjun ke lautan,tidak akn sanggup mengarungi lautan tanpa menggunakan perahu,dan akan sia-sia semua kalau punya perahu lalu terjun ke lautan tetapi tidak mendapatkan mutiara tersebut???
maka ketiga hal tersebut adalah satu kestuan yg tidak dapat di pisahkan/di abaikan. kenapa syariat di ibaratkan sebagai perahu karena syariat adalah ilmu alat yg mencakup ilmu dunia,dohiriyah/alat seperti fiqih,tajwid,nahu sorof,balagoh,falak,mantiq dan lain sebagainya,di mana fungsi ilmu tersebut untuk membatasi manusia dengan hukum/aturan allah,tata cara ibadah yg seharusnya,dan sosialisai dengan makhluk yg lainnya yg semuanya di ibaratkan bekal untuk perjalan abadi.
sedangkan thoriqoh adalah ilmu batiniyah yg disini di gambarkan seperti lautan luas yg menandakan ilmu allah yg maha luas tak terhingga.seorang sahabat pernah bertanya kepada rosulullah seberapa banyak kah ilmu allah itu?apabila seluruh air yg ad di langit dan bumi di jadikan tinta kemudian seluruh daun-daun dijadikan kertas sungguh tidak akn sanggup menulis ilmu allah al alim.
dan jg sayiidina ali kwj pernah dijelaskan tentang ilmu allah,rosulullah memerintahkan sayyidina ali untuk menyelupkan jarinya ke lautan lalu perhatikan tetesannya,itulah ilmu allah!
ilmu ini mecakup adab,akhlaq,ruhaniyah,jiwa/pemikiran yg di umpamakan dlm ilmu modern adalah psikologi,psikiater,filosofi/filsafat,metafisika dan ilmu2 yg berhubungan dengan alam ghaib,spiritual/supranatural dan malakut,dimana fungsinya sama seperti ilmu modern sat ini yaitu untuk mmbantu memecahkan sutu masalah,mengobati penyakit baik medis maupun non medis,dohiriyah atau ruhaniyah.karena sumber dari segala macam permasalahan dan penyakit adalah dari ruh dan hati dengan pedoman kata laa hartakal jasad illa min hartkar ruh wa laa hartakar ruh illa min hartakillah ( tidak akn bergerak suatu jasad kecuali digerakan oleh ruh dan tidak akan bergerak suatu ruh kecuali di gerakan oleh allah ).
kemudian haqikat adalah kebenaran,arti hidup sesungguhnya yakni kebenaran maka apabila manusia yg memiliki segala sesuatu tp tidak memiliki kebenaran berarti belum mengerti makna hidup yg sebenarnya.
dan yg terakhir adalah ma'rifat yaitu mengenal/mengetahui/mengerti allah.maka orang yg sudah mencapai makam demikian sangat tenang dan tawaddhu karena orang-orang tersebut memiliki keyakinan terhadap sang kholik sangatlah tinggi.
Imam Malik dalam ucapannya yang terkenal mengatakan, “man tasawaffa wa lam yatafaqa faqad tazandaqa, wa man tafaqaha wa lam yatasawaf faqad tafasaq, wa man tasawaffa wa tafaqaha faqad tahaqaq.” Yang artinya, “Barang siapa yang mempelajari Tasawwuf tanpa Fiqih, dia adalah seorang kafir zindik (heretic), dan barang siapa yang mempelajari Fiqih tanpa Tasawwuf, dia adalah seorang yang fasik (korup), dan barang siapa yang mempelajari Tasawwuf dan Fiqih, dia akan menemukan Kebenaran dan Realitas dalam Islam.”

4 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Moga mama kyai diberikan kesehatan selalu dan tetap setia membimbing kami... Salam 212...

    BalasHapus
  3. Moga mama kyai diberikan kesehatan selalu dan tetap setia membimbing kami... Salam 212...

    BalasHapus