Rabu, 25 Juli 2012

HAKIKAT CINTA


MANUSIA DAN CINTA KASIH

1. Pengertian cinta kasih :
   
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Tiga unsur tentang cinta :
 
1.  Keterikatan : Adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas  untuk dia,tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia.
2.  Keintiman    : Adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi.
3.  Kemesraan   : Adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang dan seterusnya.
       Kadang-kadang ada yang keterikatannya sangat kuat, tetapi keintiman atau kemesraannya kurang. Cinta seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat, kecemburuannya besar, tetapi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar, karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan atau keintiman. misalnya cinta sahabat karib atau saudara kandung yang penuh dengan keakraban, tetapi tidak ada gejolak-gejolak mesra dan orang yang bersangkutan masih lebih setia kepada hal-hal lain pada partnernya.
Cinta juga dapat diwarnai dengan kemesraan yang sangat menggejolak, tetapi unsur keintiman dan keterikatannya yang kurang. Cinta seperti itu dinamakan cinta yang pincang.
A.      Arti Cinta Kasih 
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.
Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta ksih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab artinya akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kebahagiaan.


2Cinta Menurut Ajaran Agama
 
Berbagai bentuk cinta : 
1. Cinta kepada thagut : Syetan atau sesuatu 
    yang disembah selain Tuhan. 
2. Cinta berdasarkan hawa nafsu. 
3. Cinta yang lebih mengutamakan kecintaan pada orang
    tua, anak, istri,perniagaan dan tempat Tinggal


1.    Cinta Diri

 Cinta Diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Al-Qur’an telah mengungkpkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari diri dari segala sesuatu yang membahayakan kesalahan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammd SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hl gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan. (QS, al-"Adiyat, 100:8)

2. Cinta Kepada Sesama Manusia

     Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Allah ketika member isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menurus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberi pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada diri sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu.

3.  Cinta Seksual

    Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri. Ia merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga
Dorongan seksual melakukan suatu fungsi penting, yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis. Lewat dorongan seksual terbentuk keluarga.

4. Cinta Kebapakan
 
     Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh iktan-ikatan fisikologis seperti yang menghubungkan si ibu dengan anak-ankanya, maka para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan, melaikan dorongan psikis.
    Cinta kebapakan dalam Al-Qur’an diisyaratkan dalam kasih nabi Nuh as. Betapa cintanya ia kepada anaknya, tampak jelas ketika ia memanggilnya dengan penuh rasa cinta. Kasih sayang, dan belas kasihan, untuk naik ke perahu agar tidak tenggelam ditelan ombak :

5. Cinta Kepada Rasul
 
     Cinta kepad rasul, yang ditulis Allah sebagai rahmh bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkt ke dua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.

3. Kasih Sayang

     Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Poerwardarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduaanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Contoh-contoh tentang kasih sayang :
 
1.      Cinta kasih antar orang tua dan anak.
2.     Cinta kasih antara pria dan wanita.
3.     Cinta kasih antara manusia.
4.     Cinta kasih antara manusia dan Tuhan.
5.     Cinta kasih manusia terhadap lingkungan

Kasih sayang dialami oleh setiap manusia, karena kasih sayang merupakan bagian hidup manusia. Sejak lahir kita sudah mengenal kasih sayang. Dan kasih sayang yang berlebihan cenderung merupakan pemanjaan. Pemanjaan tersebut akan berakibat kurang baik pada anak karena pada umumnya anak yg dimanja akan menjadi sombong, pemboros, tidak menghormati orang tua. 

4. Kemesraan

Pengertian kemesraan :
    Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan merupakan perwujudan kasih yang telah mendalam dan kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.

5. Pemujaan

Pengertian pemujaan :
     Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai, dan makna kehidupan yang sebenarnya.

6. Belas Kasihan 

Pengertian belas kasih :
     Belas kasih (composian) adalah kebajikan satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian . 

Cara-cara menumpahkan belas kasih :
Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi, seperti : 

1. Ada yang memberikan uang.
2. Ada yang memberikan barang.
3. ada yang memberikan pakaian, makanan dll.
7. Cinta Kasih Erotis

Pengertian cinta kasih erotis :
      Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifat pesta pora dan sementara saja.
      Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia berlainan jenis, yang ingin menyatukan diri mereka untuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan. 

Bila tanganmu berkeringat, hati dag-dig-dug,
Suaramu bagai tersangkut ditenggorokan,
Itu bukan CINTA tapi SUKA.
Bila kamu menginginkannya karena kamu takut sendiri,
Kamu ingin dia selalu ada di sampingmu,
Itu bukan CINTA tapi KESEPIAN.
Bila kamu menginginkannya karena harta,
Kamu iingin memilikinya karena tampangnya,
Itu bukan CINTA tapi NAFSU.
Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia satu-satunya dalam hidup Anda,
Bila kamu mengatakan hanya dia orang yang kamu cintai,
Itu bukan CINTA tapi GOMBAL.
Bila kamu menerima pernyataan cintanya karena tidak ingin menyakiti hatinya,
Bila kamu menerima cintanya hanya untuk menyenangkan hatinya,
Itu bukan CINTA tapi KASIHAN.
Bila kamu selalu gemetar saat berdekatan dengan si dia,
Kamu selalu tak bisa bicara saat berhadapan dengannya,
Itu bukan CINTA tapi GROGI.

Tapi, ketika kamu menerima kesalahannya karena itu bagian dari kepribadiannya
Ketika kamu rela memberikan hatimu, kehidupanmu bahkan kematianmu
Ketika kamu tercabik bila dia sedih, dan berbunga ketika dia bahagia
Ketika kamu menangis untuk kesedihannya walaupun dia cukup tegar menghadapinya
Ketika kamu tertarik pada orang lain namun kamu tetap setia padanya
Ketika kamu bahagia melihatnya bahagia walau dia kini telah bersama orang lain
Itulah rasa CINTA yang sesungguhnya. 

 
♥♥♥
JikA ENGKAU MENCINTAI SESEORANG,
 MAKA INGATLAH KEPADA YANG MAHA MENGUASAI KEKASIHMU,
 IALAH ALLAH SWT.
      DAN JIKA ENGAKU MENCINTAI SESEORANG ,
 MAKA INGATLAH KEPADA YANG MAHA MENANAMKAN RASA CINTA DALAM        HATIMU ITU,
      IALAH ALLAH SWT
 KARENA JIKA ENGKAU MENCINTAI SESEORANG,
 DAN HANYA KEPADA ALLAH SWT INGATANMU TERTUJU,
 ARTINYA ENGKAU TELAH MEMAHAMI MAKNA CINTA DAN MENJAUHI  SYAHWAT
 KADANGKALA KITA SERING MELAKUKAN KESALAHAN TANPA KITA SADARI.
 KETIKA JATUH CINTA KITA TERLALU JAUH BERHARAP DAN MEMBERIKAN SELURUH HATI PADA SESEORANG.
BILA TERNYATA ORANG TERSEBUT MELAKUKAN KESALAHAN KITAPUN BENCI SEBENCI"NYA.
 YANG KELIHATAN HANYA KEBURUKANNYA SAJA, TIADA SEDIKITPUN KEBAIKAN PADANYA.
      PADAHAL SEBAGAI MANUSIA KITA TIDAK TERLEPAS DARI SALAH DAN KHILAF.

 BILA KITA TIDAK BERKENAN KEPADA SESEORANG ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITAPUN BERUSAHA MENJAGA LISAN DAN PERBUATAN YANG MENYEBABKAN PENYESALAN PADA AKHIRNYA. KETIKA KITA MENCACI MAKI SESEORANG DENGAN KATA" YANG KASAR, SEBENARNYA KITA SEDANG MEMPERLIHATKAN KUALITAS KITA SEBAGAI MANUSIA. MENUNJUKKAN GAMBARAN HATI KITA. DAN KETIKA KITA MENYADARI SEMUA ITU SUDAH TERLAMBAT. PENYESALAN SUDAH TIDAK LAGI BERGUNA. SAKIT DAN LUKA YANG KITA GORESKAN AKAN KEMBALI KITA RASAKAN SAKITNYA.

 ORANG TIDAK AKAN BISA MENILAI SIAPA KITA YANG SEBENARNYA, SELAIN APA YANG KELUAR DARI LISAN KITA.
      QALBU DAN LISAN TIDAK BISA DIPISAHKAN.
 QALBU ITU BAGAIKAN PANCI DALAM DADA YANG MENDIDIH ISINYA DAN SIUKNYA ADALAH LISANNYA.
      OLEH KARENA ITU, PERHATIKANLAH SESEORANG KETIKA DIA BICARA
 KARENA SESUNGGUHNYA LISANNYALAH YANG MENYIUKKAN UNTUK ANDA RASA MANIS DAN RASA KECUT,
      RASA SEGAR DAN RASA PAHIT KANDUNGAN HATINYA
 DAN MEMBERITAHUKAN KEPADA ANDA RASA KANDUNGAN HATINYA MELALUI LISANNYA.

      BILA QALBU KITA KOTOR MAKA KATA" YANG KOTOR DAN KASARLAH YANG KELUAR DARI LISAN.
      BILA QALBU BERSIH MAKA KATA" KEBAIKAN YANG AKAN KELUAR DARI LISAN KITA.

      MULUT SESEORANG ADALAH TOSERBA PERBENDAHARAANNYA
 DAN KEDUA BIBIR MEREKA ADALAH KUNCINYA
 SEDANG GIGI MEREKA ADALAH CAKARNYA
 APABILA SESEORANG MEMBUKA PINTU TOSERBANYA
 AKAN JELASLAH BAGI ANDA BAIK BURUKNYA

 BARANGSIAPA YANG QALBUNYA DISERTAI DENGAN KEBAIKAN,
 NISCAYA KEBURUKAN TIDAK AKAN DAPAT MEMBAHAYAKANNYA
      BARANGSIAPA YANG DISERTAI DENGAN KEBURUKAN
 NISCAYA KEBAIKANNYA TIDAK BERGUNA BAGINYA
 
KALAM YANG BAIK ADALAH KATA YANG BAIK
DAN YANG LEBIH BAIK DARIPADA KALAM ADALAH MAKNANYA,
DAN YANG LEBIH BAIK DARIPADA MAKNANYA ADALAH PENGAMALANNYA,
DAN YANG LEBIH BAIK DARI PENGAMALANNYA ADALAH PAHALANYA
DAN YANG LEBIH BAIK DARI DARIPADA PAHALANYA ADALAH KERIDHAAN DARI TUHAN
YANG AMAL ITU DIKERJAKAN KARENA_NYA
SUNGGUH TIPIS SEKALI BATAS ANTARA CINTA DAN BENCI .

 RASULULULLAH PERNAH BERSABDA : "CINTAILAH SESEORANG SEKEDARNYA SAJA , BISA JADI SUATU SAAT DIA MENJADI ORANG YANG PALING KAMU BENCI DAN BENCILAH SESEORANG SEKEDARNYA SAJA KARENA BISA JADI SUATU SAAT DIA MENJADI ORANG YANG PALING KAMU CINTAI."
* HR.  AT THURMIDZI *

WALLAHU ‘A’LAM BISSHAWWAB.
                                               SALAM 212

Tidak ada komentar:

Posting Komentar